Suprayitno Tewas Tertimbun Tanah yang Digalinya

Suprayitno Tewas Tertimbun Tanah yang Digalinya

- detikNews
Senin, 18 Jan 2010 16:18 WIB
Mojokerto - Suprayitno (50), warga Desa Pecarikan, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, tewas tertimbun tanah bantaran Sungai Marmoyo, Senin (18/1/2010). Tebing bantaran sungai longsor, setelah dasar tanah bantaran sungai itu digali korban.

"Kami sudah meminta keterangan sejumlah saksi dan sudah melakukan olah TKP. Hasilnya, korban tewas karena kecelakaan tertimbun tanah," kata Kapolsek Jetis, AKP Siswinto, kepada detiksurabaya.com di bantaran Sungai Marmoyo.

Menurut Siswinto, seperti biasanya, korban Suprayitno bersama adiknya, pergi menggali tanah berpasir di bantaran Sungai Marmoyo. Diduga struktur tanah labil karena musim hujan, tebing bantaran sungai longsor saat digali Suprayitno dan adiknya.

Beberapa saat setelah tertimbun tanah, Suprayitno berusaha ditolong adiknya, Supriadi. Namun gagal karena banyaknya tanah yang menimbun tubuh korban. Supriadi lalu meminta tolong warga, dan akhirnya jenazah Suprayitno dievakuasi ke rumahnya.

Sesampai di rumah, isteri dan anak Suprayitno, tak kuasa menahan tangis. Bahkan ibu dan anak itu, sempat pingsan saat melihat jenazah Suprayitno terlentang di ruang tamu. Anak Suprayitno, Siti (37), sempat meminta para wartawan tidak mengambil gambar ayahnya.

"Tolong, jangan foto bapak yang sudah mati. Tolong keluar, jangan liput bapak saya," teriak Siti, sembari menangis dan meratapi kepergian bapaknya.

Atas peristiwa itu, polisi menutup dan melarang semua warga mengambil tanah berpasir di bantaran Sungai Marmoyo. Sebab dikhawatirkan longsor kembali terjadi, saat musim hujan seperti saat ini.

(bdh/bdh)
Berita Terkait