Dia ketahuan mencuri sepeda motor milik Mukhlis (47) warga Kelurahan Jrebeng Kidul, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo. Abdul kemudian dilarikan ke RSUD dr Muhamad Saleh.
Informasi yang dihimpun, awalnya Mukhlis berencana mengembalikan alat-alat perbengkelan milik Saeri di Jalan Citarum, Kelurahan Curah Grinting, Kecamatan Kanigaran.
Karena pemilik bengkel tidak ada, Mukhlis kemudian menyabit rumput di pinggir sawah yang jaraknya tidak begitu jauh dari bengkel. Sedangkan motor Yupiter Z nopol 2314 RS miliknya diparkir di depan bengkel.
Tiba-tiba ada teriakan maling. Mendengar teriakan itu, Mukhlis terkejut karena motornya telah dibawa kabur pelaku. "Saya langsung mengejarnya bersama dengan warga lainnya," kata Mukhlis kepada wartawan saat di lokasi, Senin (18/1/2010).
Berjarak 100 meter, pelaku ditangkap warga. Ini karena motor milik Mukhlis tiba-tiba mogok. Berhasil menangkap pelaku, warga yang terlihat emosi langsung menghajar hingga babak belur. Beruntung, polisi yang mendengar kejadian itu langsung terjun ke lokasi kejadian.
"Kalau tidak ada polisi datang mungkin pelaku sudah mati digebuki masa yang anarkis," ungkap warga lainnya, Yudi.
Kepala SKP Polresta Probolinggo, Ipda Harsono mengungkapkan, akibat dihajar massa pelaku nyaris tewas di tempat kejadian. "Beruntung petugas segera mengamankannya. Karena kondisinya kritis, pelaku kemudian langsung dibawa ke rumah sakit," tutur Harsono.
Pelaku sendiri ternyata seorang residivis. Dia pernah terlibat dalam aksi penjambretan HP.
(wln/wln)











































