Akibat retaknya jembatan ini, arus jalur hingga, Rabu (13/1/2010) malam lumpuh total. Kendaraan roda empat dan dua dilarang melintas di jalur tersebut.
"Jembatan penghubung Pujon-Ngantang retak. Jalur pun terpaksa ditutup," kata Kasatlantas Polres Malang, AKP Yuli Purnomo, saat dihubungi melalui telepon genggamya.
Menurut Yuli, sampai kini pihaknya masih berupaya mengalihkan arus kendaraan yang akan menuju arah Kediri. "Dari Kota Batu semua kendaraan akan menuju arah Kediri kami sarankan kembali," tegasnya.
Yuli menambahkan, ada dua jalur alternatif sebelum dan sesudah titik jalur putus. Yakni dari arah timur (Malang) dapat mengambil jalur jalan desa setempat berjalan melingkar sekitar 1,5 kilometer hingga kembali ke jalan protokol menuju wilayah Ngantang.
Untuk kendaraan dari Barat (Kediri) dapat mengambil jalur simpang tiga Bendungan Selorejo berada di Kecamatan Ngantang atau 2 kilometer dari titik jembatan Sungai Konto
"Dua jalur alternatif itu hanya bisa dilewati oleh kendaraan roda dua," imbuhnya.
Kini kondisi di lokasi jalur putus masih diguyur hujan deras. Petugas dari aparat kepolisian serta Dishub Kabupaten Malang disiagakan di lokasi guna membantu para pengguna jalan.
(bdh/bdh)










































