Gembong Curanmor Asal Malang Tewas Tertembak di Kediri

Gembong Curanmor Asal Malang Tewas Tertembak di Kediri

- detikNews
Rabu, 13 Jan 2010 11:19 WIB
Kediri - Pelarian Juana (44), gembong pencurian kendaraan bermotor (curanmor) asal Desa Pondok Agung, Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang berakhir. Usaha pelariannya justru membuatnya tewas tertembus 2 timah panas yang bersarang di betis kaki kiri.

Tersangka Juana tewas dalam perawatan di RSUD Pelem Pare, Kediri. Tersangka berhasil dilumpuhkan dalam sebuah penyergapan di area persawahan tak jauh dari rumahnya, Rabu (13/1/2010) sekitar pukul 01.30 WIB.

"Setelah kami lumpuhkan dia sudah sempat dioperasi untuk mengambil  peluru. Tapi saat akan kami periksa, dia kesakitan lagi dan kembali kami bawa ke rumah sakit samai akhirnya meninggal," jelas Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Arya Wibawa, saat ditemui wartawan di mapolres.

Dalam catatan kepolisian, sebelum akhirnya tewas Juana juga dikenal sebagai residivis kambuhan dalam kasus yang sama. Dia pernah berurusan dengan hukum hingga akhirnya dijebloskan ke dalam Lapas Kelas II A Kediri pada tahun 2005 dengan masa penahanan selama 6 bulan.

Dengan meninggalnya tersangka, polisi mengaku tidak akan berhenti mengejar anggota komplotan curanmor lainnya. Saat ini satu nama telah dikantongi dan dalam perburuan.

"Inisialnya J dan dia sudah kami masukkan dalam Daftar Pencarian Orang. Wajahnya bagaimana dan alamatnya di mana, semua sudah kami kantongi," imbuh Arya.

Meski dikenal sebagai gembong curanmor, bersama buronan berinisial J, Juana juga sempat melakukan 1 kali kejahatan lainnya yakni pencurian disertai pemberatan. Aksi itu dilakukan akhir tahun 2009 dengan membobol rumah milik Slamet Supriyanto, warga Desa Siwarag, Kecamatan Plemahan dan berhasil menggondol harta benda korbannya.

(fat/fat)
Berita Terkait