"Ada dua bayi kambing yang lahir dari satu induk. Yang satu normal, yang satu lagi seperti ini," ujar Suwito (28) pemilik kambing ditemui detiksurabaya.com di rumahnya, RT 1 RW 1 Dusun Krajan Desa Ploso Kecamatan Tegalombo, Selasa (12/1/2010).
Suwito mengungkapkan, selama hamil induk kambing tidak menunjukkan kelainan apapun. Dia sendiri memperlakukannya sama dengan kambing-kambing pada umumnya. Bahkan makanan tambahan pun tidak pernah diberi, kecuali rumput dan daun-daunan.
Kedua kambing tersebut lahir pada Senin (11/1/2010) siang. Namun keanehan itu baru diketahui sore hari saat dia pulang merumput. Awalnya, bapak satu putra itu berusaha membantu sang kambing muda menyusui. Tapi saat diraba ternyata kaki kanan depan tidak ada.
"Saya kira kakinya hanya tertutup badan karena waktu pertama saya lihat posisinya pas tengkurap. Setelah saya raba, eh ternyata kakinya yang sebelah nggak ada," tambah dia.
Meskipun mengalami cacat fisik, lanjut Suwito, namun kambing mungil itu cukup sehat. Bahkan gerakannya lebih lincah daripada bayi kambing lain yang normal. Dia sendiri bermaksud memelihara ternaknya itu hingga dewasa.
Pantauan detiksurabaya.com, hingga pukul 15.00 WIB puluhan orang datang menyaksikan pemandangan langka itu. Padahal untuk mencapai rumah Suwito di puncak Gunung Celeng, pengunjung harus berjalan kaki melalui medan menanjak sejauh 2 Km.
(fat/fat)











































