Kasubag TU Depag Kota Madiun Mas'ud, kepada detiksurabaya.com, Selasa (12/1/2009), mengatakan bahwa saat ini departemennya memang belum menerima laporan dari masyarakat.
"Kita mengetahui dari internet, dan memang belum ada laporan langsung dari warga. Secepatnya kita akan bekerjasama dengan kepolisian untuk mengadakan penyuluhan kepada pelajar di Madiun yang sangat rawan untuk ikut-ikutan melalui ajakan di facebook yang lagi ngetren itu," jelas Mas'ud.
Meski begitu, ujar dia, aliran komunis PKI di facebook tersebut jelas akan meresahkan masyarakat, terutama warga Madiun yang sempat dicap sebagai daerah PKI tahun 1948 lalu.
"Apalagi Madiun kan sempat heboh tahun 1948 munculnya gerakan Muso," ujar Mas'ud lagi.
Mas,ud menambahkan, penyuluhan nantinya akan dilakukan di seluruh sekolah baik MI, MTsN, MA serta SMA di Kota Madiun. Karena, perkembangan internet telah menyebar hingga ke pelosok-pelosok desa.
(bdh/bdh)











































