JK yang meninjau dapur umum korban banjir di Bangil, sebelumnya menghadiri penghargaan dari Gapensi di Taman Chandra Wildatika, Pandaan. Didampingi oleh Gubernur Jatim Ir Soekarwo dan Bupati Pasuruan Dade Angga, JK mendatangi lokasi banjir dari atas jembatan Sungai Kedung Larangan Jalan Suropati. Dari atas jembatan, JK melihat sebuah rumah yang tergerus air.
Sementara saat meninjau dapur umum, JK tanpa sungkan mencicipi tempe goreng dan menanyakan pemberian makan siang yang akan didistribusikan ke korban banjir. Dia mengimbau ke pihak relawan agar tidak membungkus nasi yang masih panas. Sebab dikhawatirkan tidak cepat basi.
"Pak, nasi panasnya jangan dimasukkan dulu. Sebaiknya dikipas dulu, biar tidak basi. Kapan akan didistribusikan," tanya JK kepada salah satu relawan PMI di dapur umum di halaman kantor PMI cabang Pasuruan, Senin (11/1/2010).
Pihaknya pun meminta kepada relawan PMI agar terus bersiaga dan siap menghadapi bencana alam. "Semuanya dimulai dengan latihan, tanpa latihan kita tidak bisa melakukan dengan baik. Akan tetapi latihan tidak akan baik jika tidak didukung dengan logistik dan sarana maupun prasaran yang mumpuni," tambah JK. (fat/fat)











































