Berdasarkan data yang dihimpun Badan Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat (Bakesbang Linmas) Kabupaten Pasuruan, tercatat 6.635 rumah tenggelam, 10 rumah rusak berat dan 4 rumah rusak ringan diterjang banjir. Selain itu banjir juga menyebabkan 2 jembatan rusak dan 8 kambing hilang.
Bangunan sekolah masih belum bisa dihitung, sedangkan 4 orang dinyatakan meninggal dan satu orang hilang. Namun seorang yang semula hilang itu sudah ditemukan dalam keadaan masih hidup.
"Data itu adalah data sementara yang kami dapatkan. Kami terus melakukan perbaikan data," kata Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat (Bakesbang Linmas) Kota Pasuruan, Soenarto, saat dihubungi detiksurabaya.com, Minggu (10/1/2010).
Menurut Soenarto, masih ada satu desa yang ketinggian airnya mencapai 1 meter, yakni di daerah Kalianyar. Saat ini bantuan medis atau makanan untuk korban juga terus mengalir dari berbagai pihak.
(stv/bdh)










































