Saat ditemukan, tubuh korban dalam posisi tertelungkup dekat mesin bangkai kapal sekitar pukul 11.12 WIB. Tubuh korban mengalami lecet di sekujur tubuh. Diduga saat kejadian korban berada di sekitar tempat mesin dan terjebak api, sehingga sulit menyelamatkan diri.
Kasat Reskrim Polres Sumenep, AKP Mualimin mengatakan, korban ditemukan setelah dilakukan pencarian bersama warga di sekitar bangkai perahu.
"Saat bangkai perahu itu dievakuasi korban ditemukan dekat mesin," terang Mualimin kepada wartawan di lokasi, Selasa (5/1/2010).
Korban pun langsung dievakuasi ke kamar mayat RSU Dr Moh Anwar Sumenep untuk diotopsi. Sementara warga masih mencari satu korban lagi yakni Ashadi (30), warga Desa Goa-Goa Kecamatan Raas.
Sementara kerugian 3 PLM yang terbakar di Pelabuhan Kalianget, Madura diperkirakan mencapai Rp 750 juta. Ke-3 PLM yang terbakar yakni PLM Artasari bermuatan bensin dan solar, serta PLM Asia Madura 1 dan 2 bermuatan bahan bangunan berupa genting, semen dan bahan bangunan lainnya.
Saat ini baru dua orang dimintai keterangan sebagai saksi. Tidak menutup kemungkinan akan memeriksa saksi lain dan mengumpulkan barang bukti yang ditemukan di TKP.
Sebelumnya, tiga Perahu Layar Motor (PLM) terbakar di wilayah Perairan Gresik Putih, Kecamatan Kalianget, Sumenep, Madura. Ketiga PLM itu terbakar sekitar pukul 16.00 WIB, Senin (4/1/2009). Akibat peristiwa itu seorang warga masih anak-anak sedang memancing tewas di lokasi karena tersambar api.
(fat/fat)











































