Dua Wisatawan Kembali Hilang Disapu Ombak di Pantai Pacitan

Dua Wisatawan Kembali Hilang Disapu Ombak di Pantai Pacitan

- detikNews
Jumat, 01 Jan 2010 14:34 WIB
Pacitan - Tak sampai 24 jam, dua orang kembali hilang disapu gelombang di Pantai Teleng Ria, Pacitan. Lokasi hilangnya dua remaja ini tak jauh dari tempat seorang remaja asal Jawa Tengah yang hilang pukul 04.30 WIB, Jumat (1/1/2009).

Dua orang dinyatakan hilang adalah Wahyudi Puji Laksono (16) warga Desa Sukosari Kecamatan Kauman dan Wahyudi (16) warga Desa Kunti Kecamatan Sampung, Ponorogo.

Kapolsek Pacitan AKP Sardjono membenarkan peristiwa itu. Kejadian berawal saat keduanya mandi di pantai bersama beberapa rekannya. Hanya selang beberapa menit kemudian datang ombak besar yang menyeret tubuh keduanya hingga jauh ke tengah.

"TKP kedua hanya berjarak sekitar 500 meter arah timur dari kejadian pertama," kata Sardjono dikonfirmasi detiksurabaya.com.

Mengetahui kedua rekannya hilang ditelan ombak, Sarip (17) teman korban yang menunggu di pinggiran pantai segera melapor ke polsek setempat. Berbekal informasi itu tim patroli pantai langsung melakukan pencarian. Namun hingga ini ditulis para korban belum ditemukan.

Selain karena kuatnya arus laut, dugaan sementara penyebab kecelakaan karena korban tidak mengindahkan larangan berenang yang terpampang di sepanjang pantai.

"Sebenarnya kami sudah berkoordinasi dengan pengelola pantai, bahkan di titik-titik rawan sebenarnya sudah dipasang papan peringatan," tuturnya.

Untuk mencegah jatuhnya korban lebih banyak lagi pihaknya bekerjasama dengan PT El John Tirta Emas sebagai pengelola wisata mengimbaukepada wisatawan untuk tidak turun ke laut. Pasalnya, dalam beberapa hari terakhir kondisi laut tidak bersahabat.

Pantauan detiksurabaya.com, hingga siang ini ribuan wisatawan tampak memadati Pantai Teleng Ria. Selain wisatawan lokal mereka umumnya berasal dari Ponorogo, Madiun, dan Solo.

(wln/wln)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini