Peti jenazah dimasukkan ke dalam mobil Garnisun dengan didampingi sang istri. Sementara anak-anak dan keluarga Gus Dur berangkat menggunakan 1 unit bus.
Sedangkan rombongan pelayat lainnya menggunakan mobil pribadi dan bus yang berbeda.
Pantauan detiksurabaya.com di lokasi, saat peti jenazah dimasukkan ke dalam mobil, beberapa pelayat terlihat meneteskan air mata. Saat iring-iringan peti jenazah akan diberangkatkan tampak mobil patroli mengawal dari depan.
(fat/bdh)










































