Semen Gresik Jamin Tak Rugikan Pesanggem

Semen Gresik Jamin Tak Rugikan Pesanggem

- detikNews
Senin, 28 Des 2009 16:12 WIB
Semen Gresik Jamin Tak Rugikan Pesanggem
Tuban - Ratusan pesanggem yang resah terhadap lahan garapannya akibat perluasan tambang PT Semen Gresik Tbk (PT SG) ditanggapi serius. Pabrik semen berstatus BUMN ini menjamin, pihaknya tak akan merusak lingkungan karena menggunakan teknologi dalam penambangan.

Selain itu, petani diminta tak khawatir terhadap rencana perluasan tambang itu. Sebab, PT SG siap duduk satu meja mencarikan solusi terbaik untuk warga yang selama ini menggarap lahan tersebut.

"Pelaksanaan penambangan yang kita lakukan dengan manajemen yang baik. PT SG menggunakan teknologi yang sudah teruji, bisa dijamin tidak berdampak terhadap pengurangan debit air," tegas Sekretaris Perusahaan PT SG Tbk, Saefuddin Zuhri, saat dihubungi wartawan, Senin (28/12/2009) sore.

Dia mengaskan, PT SG sudah menambang bertahun-tahun. Bahkan, sekarang bisa dilihat pengaruhnya terhadap dampak lingkungan sebab, PT SG menggunakan ilmu dan teknologi dalam melakukan penambangan.

Disinggung soal keluhan petani terhadap terancam hilangnya lahan garapan, Saefuddin yang juga Kadiv Komunikasi menyatakan, pihak PT SG siap duduk satu meja dengan warga untuk melakukan musyawarah.

"Masalah ketakutan warga itu bisa dibicarakan, kita siap bicara tentang itu," katanya.

Dia katakan, PT SG memiliki program kemitraan dan Bina Lingkungan yang peduli terhadap masyarakat sekitar. Program ini semata juga untuk kepentingan kesejahteraan masyarakat sekitar.

"Saat ini dengan lahan lama yang sudah berpuluh-puluh tahun digali, program kemitraan dan bina oingkungan terus dijalankan. Hasilnya juga untuk kesejahteraan masyarakat," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya ratusan pesanggem (petani penggarap lahan perhutani) dari empat desa di wilayah Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, menggelar aksi unjuk rasa di gedung DPRD Tuban, Senin (28/12/2009) siang.

Para petani meresahkan perluasan lahan tambang batu kapur yang akan dilakukan PT Semen Gresik (PT SG) yang akan melintasi wilayah garapannya. Jika lahan seluas sekitar 800 hektar disetujui Perhutani Tuban, sama halnya bakal mematikan penghidupannya. Sebab, selama ini lahan persil tersebut telah mereka garap selama turun temurun.

(fat/fat)
Berita Terkait