"Kita masih dalam tahap penyidikan. Selain itu, kita juga belum mengamankan pelaku yang melakukan pengrusakan rumah maupun motor," kata Kasat Reskrim Polres Madiun, AKP Muhammad Zaini kepada detiksurabaya.com di lokasi kejadian, Minggu (27/12/2009).
Menurut Zaini, pihaknya kesulitan dalam mencari pelaku pengrusakan rumah dan motor warga. Karena saat kejadian warga dan pesilat saling lempar. Tidak hanya itu, polisi juga mengalami kesulitan mencari pemilik kendaraan warga yang rusak akibat tawuran yang saat ini sudah diamankan di Mapolres Madiun.
"Selain banyak warga, juga disebabkan para pesilat melarikan diri menggunakan kendaraan motor ke arah Magetan," tuturnya.
Meski kondisi lokasi sudah kondusif, polisi masih bersiaga penuh untuk mengantisipasi tawuran susulan. Tawuran terjadi antara warga dengan peserta konvoi Perguruan Silat Setia Hati Winongo. Aksi lempar batu itu terjadi di depan SMP 1 Jiwan di Jalan Raya Solo Desa Kincang Wetan, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun. Peristiwa itu terjadi pada pukul 14.00 WIB.
(ze/wln)











































