Saat keluar dari RSU Swadana, Gus Dur berada di atas kursi roda, dengan diringi isterinya, Shinta Nuriyah. Padahal saat dibawa ke RSU Swadana, Kamis petang, Gus Dur dibopong oleh sejumlah kiai muda NU setempat.
Menurut dokter yang menangani Gus Dur, dr Makhfud, kondisi Gus Dur sudah membaik. "Kondisi Gus Dur sudah membaik. Beliau hanya kecapekan saja," kata Makhfud, kepada sejumlah wartawan, di RSU Swadana, Kamis (24/12/2009) malam.
Namun, meski ambulance RS Graha Amerta sudah tiba di RSU Swadana, Gus Dur tidak bersedia naik mobil itu. Gus Dur bersama isterinya, memilih naik mobil Toyota Alphard bernopol H 7809 MA yang digunakan saat datang ke RSU petang tadi.
Keberangkatan Gus Dur ke Surabaya dikawal 3 mobil Patwal dari Polda Jawa Tengah, Polda Jawa Timur, dan Polres Jombang. Saat Gus Dur bersedia dirujuk ke Surabaya, sejumlah kiai NU menitikkan air mata, tanda haru dan harapan agar Gus Dur segera sembuh.
Sebelumnya, Gus Dur sempat menolak dirujuk ke RS Graha Amerta Surabaya, dengan alasan kondisinya sudah membaik. Gus Dur meminta agar keluarga dan para kiai NU di Jombang, tidak terlalu khawatir dengan kondisi kesehatannya.
Mantan Ketua Umum PBNU dan juga cucu pendiri NU itu, dibawa ke RSU Swadana, petang tadi. Kesehatan Gus Dur menurun saat berziarah ke makam sejumlah tokoh NU di Jombang. Di makam Kiai Fatah, Gus Dur tiba-tiba terkulai lemas dan akhirnya dibawa ke RS. (bdh/bdh)










































