Santri Jombang Tewas Dipukuli Senior

Santri Jombang Tewas Dipukuli Senior

- detikNews
Senin, 21 Des 2009 16:00 WIB
Jombang - Melanggar disiplin, seorang santri Pondok Pesantren Al-Aziziyah, Desa Denanyar, Kecamatan Kota Jombang tewas setelah dipukuli santri senior. Korban diketahui bernama Handoyo (16), asal Desa Godong, Kecamatan Gudo, Jombang.

Korban saat itu dihajar oleh 8 santri, Minggu (20/12/2009). Diantaranya, Azur Rijal (19), asal Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Korban dihajar Rijal di lapangan Denanyar, di luar Asrama Pesantren.

Sementara orang tua Handoyo menangis histeris saat melihat jenazah anaknya terbujur kaku di RS Nur Wahid, Jombang. "Saya tidak menyangka anak saya meninggal saat belajar di pesantren," kata ibu korban, Maysaroh (48) saat di kamar jenazah di RSU Swadana, Senin (21/12/2009).

Karena babak belur, korban lalu dibawa ke RS Nur Wahid oleh para pengurus Pesantren Al-Aziziyah. Namun dalam perjalanan ke RS, korban menghembuskan nafas terakhir. "Kabarnya ada depalan santri yang memukuli anak saya," kata Maysaroh.

Korban pun langsung dibawa ke RSU Swadana. Dari hasil otopsi, korban mengalami luka lebam di dada sebelah kiri. Luka lebam itu diduga akibat pukulan sejumlah santri. "Saya tidak terima, saya ingin polisi segera mengungkap kasus ini," kata Maysaroh dengan mengusap air mata.

Kapolres Jombang AKBP Tomsi Tahir menyatakan, polisi masih memeriksa sejumlah saksi, termasuk pengurus Pesantren Al-Aziziyah. Polisi juga sudah menangkap seorang santri, Azur Rijal dan ditahan di Polres Jombang.

"Jika benar terbukti melakukan penganiayaan dan menghilangkan nyawa seseorang, maka dijerat dengan pasal 358 dan 351, dengan ancaman 15 tahun penjara," kata Tomsi Tahir kepada detiksurabaya.com di mapolres.

Meski sudah menahan seorang santri, namun polisi masih mendalami kasus tersebut. Tidak menutup kemungkinan, tersangka akan bertambah jumlahnya.

(fat/fat)
Berita Terkait