Kabel sepanjang 5,4 Km itu berfungsi untuk alat pemantau pergerakan dari Jembatan Suramadu. Selain itu, juga ada pemasangan kabel pasokan listrik untuk penerangan Jembatan Suramadu.
Kepala Bagian Pengendalian Lalu Lintas PT Jasa Marga, Ade Kusuma Natujaya mengatakan, selama penutupan jalur roda dua sisi sebelah timur, para pengendara dialihkan pada jalur roda empat.
"Selama itu pula ada petugas khusus yang disiagakan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," kata Ade kepada wartawan di lokasi Jembatan Suramadu, Jumat (18/12/2009).
Dia menambahkan, untuk mengantisipasi antrean menjelang Tahun Baru akan dibenahi pada pembelian tiket. Yakni menambah petugas piket. "Biasanya di loket sering terjadi antrean, nanti akan kita tambah petugas," pungkasnya.
Sementara tokoh masyarakat Desa/Kecamatan Labang, Bangkalan, KH Ahmad Ali Ridho mengatakan, penutupan jalur roda dua itu jangan sampai ada korban dari pengguna jalan baik dari kendaraan roda dua atau empat. Setelah ditutup harus ada pengawasan dan penjagaan ketat. Hal ini agar tidak terjadi laka lantas.
"Selain itu pekerjaannya jangan molor," kata Ali pada wartawan di rumahnya, Desa/Kecamatan Labang, Bangkalan.
(fat/fat)











































