Sebelum Tewas, Korban Muntah Darah

Napak Tilas Soe Hok Gie

Sebelum Tewas, Korban Muntah Darah

- detikNews
Kamis, 17 Des 2009 17:35 WIB
Sebelum Tewas, Korban Muntah Darah
Surabaya - Tewasnya seorang pendaki Mu'amar Hanafi (22) yang berstatus sebagai mahasiswa Jurusan Tarbiyah STKIP PGRI Kabupaten Jombang, mengagetkan keluarganya. Pasalnya, selama ini korban tidak pernah sakit dan tipe anak pendiam.

"Saya kaget mas, Mu'amar meninggal di Gunung Semeru. Keluarga di Jember kaget dan tak menyangka," kata paman korban, Zaenal (34) saat ditemui RSUD Dr Haryoto Lumajang, Kamis (17/12/2009).

Menurut dia, kabar korban tewas didapat dari Polsek Jombang-Jember yang dihubungi Polsek Senduro-Lumajang. Selama ini korban asalDesa Padomasan Kecamatan Jombang-Jember ikut budenya di Tebuireng-Jombang.

Sementara menurut Kapolres Lumajang AKBP Dedy Prasetyo di RSUD dr Haryoto Lumajang, warga Desa Padomasan Kecamatan Jombang-Jember ini sebelum tewas sempat muntah-muntah di kawasan Kalimati.

"Informasi yang saya terima korban sempat muntah-muntah yang keluar dari mulut dan hidungnya," kata Dedy saat di kamar mayat RSUD dr Haryoto Lumajang.

Lanjut Dedy, korban yang kondisi tubuhnya kecapekan dan lemah. Kemudian korban dibawa turun 15 pendaki lainnya. "Dia lalu dirawat oleh tim medis di base camp Ranu Kumbolo," tambahnya.

Hal senada juga diakui rekan korban, Taufiqurrahman (21). Bahwa kondisi korban saat di kawasan Kalimati memang lemah, bahkan sempat tiduran sejenak. Saat bangun itulah korban mengeluarkan cairan dari hidung dan mulutnya. "Kejadiannya hari Rabu sore sekitar pukul 17.00 WIB," jelas Taufiq.

Khawatir kondisi kesehatan rekannya, dia bersama pendakian lainnya membawa ke base camp Ranu Kumbolo. Sesampai di base camp, korban mendapat perawatan tim medis, Kamis (17/12/2009) pukul 02.00 WIB. "Waktu dirawat di pemondokan Ranu Kumbolo, dia tidak sadarkan diri," tuturnya.

Sekitar pukul 04.00 WIB, korban dinyatakan meninggal dunia. Kemudian panitia Napak tilas Soe Hok Gie dievakuasi ke Desa Ranupane dan selanjutnya dibawa ke kamar mayat RSUD dr Haryoto Lumajang. Sementara hasil visum dinyatakan korban meninggal dunia karena kecapekan dan gangguan metabolisme tubuh.

Sebelumnya, 600 pendaki dari berbagai daerah ikut dalam kegiatan napak tilas mengenang Soe Hok Gie yang meninggal di Gunung Semeru. Soe Hok Gie, mahasiswa Fakultas Sastra Universitas Indonesia Jurusan Sejarah tahun 1962-1969 meninggal di Gunung Semeru tahun 1969, tepat tiga hari sebelum ulang tahunnya yang ke-27 akibat menghirup asap beracun.

Dia meninggal bersama rekannya, Idhan Dhanvantari Lubis. Sementara untuk memantau dan mengawal acara napak tilas ini, Tim SAR Kabupaten Lumajang mengirimkan 5 personelnya.

(fat/fat)
Berita Terkait