Jelang Malam Suro, Pusaka Pendiri Ponorogo Dikirab

- detikNews
Kamis, 17 Des 2009 17:00 WIB
Ponorogo - Menjelang malam bulan Suro ratusan warga Ponorogo memadati jalan-jalan protokol sepanjang 5 Km. Mereka berkumpul dari kota lama di Desa Setono Kecamatan Babatan menuju Alun-Alun Paseban.

Ada 3 pusaka yang dikirab yakni tombak tunggul mulung, payung tunggul nogo dan sabuk cinde puspita. Pusaka yang biasa tersimpan di makam Batoro Katong itu dicuci di Alun-Alun Paseban Ponorogo.

Kasubag Humas Pemkab Ponorogo Setio Budiono mengaku kirab pusaka tersebut rutin dilakukan setiap pergantian malam Tahun Baru Hijriah 1431. Pusaka itu disucikan dengan siraman air kembang oleh Bupati Ponorogo Muhadi Suyono.

"Ini ritual sudah temurun sejak nenek moyang kita setiap pergantian tahun baru hijriah," jelas Budi kepada wartawan, Kamis (17/12/2009).

Pantauan detiksurabaya.com tampak ratusan warga Ponorogo memadati sepanjang jalur protokol yang akan dilalui kirab pusaka. Yakni Jalan Batoro Katong, Jalan Ahmad Dahlan, Jalan Urip Sumoharjo hingga alun-alun sepanjang 5 Km. Ratusan warga itu akan menyaksikan kirab pusaka milik almarhum Batoro Katong, seorang pendiri Kabupaten Ponorogo sejak 1490 lalu.
(fat/fat)