Motif Pembunuhan karena Perselingkuhan dan Sakit Hati

Pembunuhan Istri Kontributor RCTI

Motif Pembunuhan karena Perselingkuhan dan Sakit Hati

- detikNews
Senin, 14 Des 2009 18:48 WIB
Motif Pembunuhan karena Perselingkuhan dan Sakit Hati
Sidoarjo - Motif pembunuhan Anik Alfiyani istri kontributor RCTI di Sidoarjo diduga karena perselingkuhan dan sakit hati. Pelaku Ariyadi alias Aridi (47) yang juga tetangganya sendiri diketahui menjalin hubungan gelap sejak 8 bulan lalu.

"Motifnya karena pelaku sakit hati. Dia sering dimarahi oleh korban. Selain itu motor korban juga digadaikan oleh pelaku," kata kata Kapolwiltabes Surabaya, Kombes Ike Edwin kepada wartawan di Mapolres Sidoarjo di Jalan Kombes Pol M Duriyat, Senin (14/12/2009).

Ike mengatakan pada sehari sebelum kejadian pada Minggu (6/12/2009) tersangka bertandang ke rumah Anik Alfiyani. Dia datang ke rumah Anik setelah menerima telepon. Dalam telepon itu, Anik mengatakan ada urusan penting yang harus diselesaikan mereka berdua. Kemudian pada pukul 22.40 WIB, Ariyadi datang ke rumah Anik yang berjarak
sekitar 80 meter dari rumahnya sendiri.

"Kemudian tersangka masuk ke rumah korban melalui pagar yang tak terkunci. Sebelum masuk ke rumah tersangka melihat kayu yang tergeletak di depan pintu dan di bawa masuk pelaku ke dalam rumah," ujar Ike.

Ketika korban dan tersangka bertemu terjadi pertengkaran. Korban kata Ike sempat mengeluarkan kata-kata yang menyinggung perasaan dan menyulut emosi tersangka. Tersangka kata Ike langsung memegang kepala korban dan membenturkan kepala korban ke dinding sebanyak 3 kali.

Meski terlihat sempoyangan, korban sempat mengambil air minum di dapur dan memarahi tersangka lagi. Karena emosi, tersangka kemudian memukul kepala korban dengan kayu sebanyak satu kali. Korban kemudian jatuh tersungkur. "Setelah kejadian itu tersangka juga membawa HP milik korban," jelasnya.

Sebelumnya, istri kontributor RCTI Bambang Pramono, Anik Alfiyani ditemukan tewas di rumahnya, Perumahan Pesona Permata Gading Bluru Kidul blok XX 01 pukul 14.00 WIB, Senin (7/12/2009). Saat ini korban sedang dalam proses perceraian dengan suaminya. (wln/wln)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini