Peristiwa keracunan massal ini terjadi, Kamis (10/12/2009) siang saat jam istirahat. Begitu jam istirahat, puluhan murid kelas 1-5 itu pun berhamburan untuk membeli jajanan yang dijual di luar sekolah.
Namun, sesaat setelah mereka memakan jajanan yang terbuat dari ketela itu, mereka mendadak mual-mual akibat mengalami gangguan pencernaan.
Mengetahui muridnya mengalami gangguan pencernaan, para guru segera melarikan para siswa ke Puskesmas Pembantu Kepanjen yang berjarak sekiatr 200 meter dari lokasi sekolah.
Menurut Hasanah, murid kelas III saat ditemui wartawan di Puskesmas Pembantu Kepanjen mengatakan, saat bel istirahat berbunyi, puluhan teman-temannya langsung menyerbu penjual tela-tela goreng seharga Rp 500 itu.
"Beberapa saat kemudian, kepala saya pusing dan terasa mual," ujar Hasanah.
Dalam waktu singkat apa yang dialami oleh Hanasah juga dirasakan puluhan siswa lain, hingga membuat panik pihak sekolah karena puluhan siswa itu menangis dengan mengeluh dadanya sesak.
Sementara itu, Kepala Sekolah SDN Jenggolo Kepanjen, Sujianto mengaku khawatir saat peristiwa itu terjadi. Pihaknya segera melarikan sebagian siswa ke puskesmas untuk dilakukan penaganan medis.
"Anak-anak yang keracunan tadi, sehabis memakan jajanan dijual di luar sekolah," ujar Sujianto, saat ditemui di SDN Jenggolo Jalan Raya Jenggolo, Kepanjen.
Sujianto menambahkan, selama ini anak didiknya kerap membeli makanan di luar sekolah jika masuk jam istirahat. Untuk itu, pihaknya akan menyelidiki siapa penjual jajanan yang mengakibatkan muridnya keracunan. (bdh/bdh)










































