"Ya kita sedang memeriksa satu orang berinisial A. Dia sopir korban dan suaminya," kata Kapolres Sidoarjo, AKBP M.Iqbal kepada detiksurabaya.com, Rabu (9/12/2009).
Dia menjelaskan, polisi saat ini mencari handphone, baju, sidik jari dan barang bukti lainnya yang bisa menunjukkan titik terang. Pria berinisial A ini merupakan tetangga korban dan bertempat tinggal di blok XX/7.
"Kita menemukan ponsel korban Nokia 2600 tanpa casing dan sim card. Dan polisi juga sudah menemukan sim cardnya yang dibuang tak jauh dari rumah korban," tambahnya.
Namun, kata dia, tuduhan bahwa korban dibunuh oleh A belum bisa dipastikan. Polisi terus mengoptimalkan penyelidikan untuk menemukan dan memastikan pelaku sebenarnya. Saat ditanya apakah korban dan A memiliki hubungan khusus, Iqbal menolak berkomentar.
"Tenang saja akan ada waktunya untuk memberi keterangan, kita masih mengumpulkan semua bukti," tegasnya.
Sementara menurut sumber di kepolisian, jika korban sering kepergok tetangganya berduaan dengan A. Para tetangga menduga jika A dan korban memiliki hubungan istimewa. Polisi pun menggelar olah TKP bersama A di area lokasi dibuanganya sim card korban.
Sim Card itu ditemukan setelah tetangga korban yang juga peternak bebek, Supriyadi membawa HP korban dalam keadaan mati dan tidak berchasing. Dari pengakuan Supriyadi bahwa HP itu didapat dari A yang saat ikut melihat mayat korban ditemukan warga pertama kali.
Sedangkan sumai korban, Bambang Pramono sudah diizinkan pulang semalam, Selasa (8/12/2009) karena tidak cukup bukti. Sebelumnya, istri kontributor RCTI Bambang Pramono, Anik Alfiyani ditemukan tewas di rumahnya, Perumahan Pesona Permata Gading Bluru Kidul blok XX 01 pukul 14.00 WIB, Senin (7/12/2009). Saat ini korban sedang dalam proses perceraian dengan suaminya. (fat/fat)











































