Hal yang sama juga dilakukan massa dari BEM se Sumenep. Sedangkan massa gabungan dari PMII dan HMI menyuarakan pemberantasan korupsi di depan Masjid Agung, Jalan Trunojoyo.
Massa dari elemen masyarakat yang tergabung dalam Gerakan Bersama Masyarakat (GEBRAK) juga tidak ketinggalan, mereka yang membawa berbagai poster itu mendatangi kantor DPRD Sumenep. Massa terlihat menyuarakan agar pihak eksekutif, legislatif dan yudikatif memberantas korupsi dalam menggelar pemerintahan di bumi sumekar ini.
Para aktivis PMII Sumenep meminta keseriusan penegak hukum agar mengusut dugaan tindak bidana korupsi. Semisal program P2SEM yang banyak diselewengkan oleh lembaga penyelenggara.
"Ada 52 lembaga penerima P2SEM yang diduga diselewengkan dan baru segelintir yang dilakukan pengusutan oleh kejaksaan," teriak Korlap Aksi PMII, Suryadi di Jalan KH Mansur Sumenep, Rabu (9/12/2009).
Sementara para aktivis ditemui Kejari Sumenep, Abd Aziz. Aksi massa yang juga dilakukan di Polres Sumenep, Jalan Urip Sumoharjo juga ditemui Kapolres Sumenep, AKBP Pri Hartono Eleng Lelakon.
Para penegak hukum tersebut sepakat akan mengusut tuntas dugaan tindak pidana korupsi. Para pengunjukrasa membakar keranda mayat sebagai lambang kematian penegakan hukum di Sumenep.
(fat/fat)











































