Namun longsornya perbukitan ini tidak menyebabkan korban jiwa atau kerugian materi. "Tadi hujan deras dan tiba-tiba bukit di belakang rumah saya longsor tapi hanya terkena dapur saja, tidak lebih," kata pemilik rumah yang nyaris jadi korban, Gigih Ginanjar Prasetyo (14) kepada detiksurabaya.com, Sabtu (5/12/2009).
Dia menambahkan, kondisi berbeda dialami tetangganya. Rumahnya nyaris terkubur dan tertimbun tanah. Beruntung semua penghuninya selamat dan tidak ada korban. "Rumah Mbak Eny yang lebih parah, semua rumahnya nyaris tidak kelihatan karena tertimbun. Tapi 4 penghuninya selamat," jelas Gigih.
Meski begitu semua warga tidak ada yang mengungsi, mereka tetap di rumah dan berusaha membersihkan longsoran. Dia mengaku longsor ini pernah dialami warga tahun lalu, namun tidak dalam kondisi parah. "Tadi sempat ada anggota polisi dan TNI datang, setelah itu balik lagi," tegasnya.
Sementara salah satu petugas Polres Trenggalek, Iptu Suharso membenarkan hujan deras disertai longsor. "Ya benar hujan deras, meski ada longsor namun tidak ada kerugian materi atau korban jiwa," tandasnya kepada detiksurabaya.com.
(fat/fat)










































