perdagangan di Jalan Jawa dilalap si jago merah. Api diduga berasal dari Toko Maju Jaya.
Api itu kemudian membesar dan menyambar bangunan yang ada di dekatnya. Dua toko di Toko Maju Jaya terkena kobaran api yang tampak ganas itu. Kencangnya angin juga berpengaruh mempercepat penyebaran api.
Pedagang yang lain meski jaraknya cukup jauh dari titik kebakaran panik. Para pedagang
mengeluarkan barang-barang dagangan. Karena pemadam kebakaran terlambat datang ke lokasi. Sebagian besar warga dan pedangan dengan peralatan seadanya mencoba memadamkan api.
Informasi yang dihimpun dua mobil PMK milik pemkab dan satu mobil PMK milik PG Panji diterjunkan memadamkan api. Kebakaran ini menjadi tontonan warga yang melintas di kawasan itu. Akibatnya berpengaruh pada arus lalu lintas. Kepadatan pun terjadi.
(wln/wln)











































