Pasutri Ditemukan Tewas Telanjang

Pasutri Ditemukan Tewas Telanjang

- detikNews
Sabtu, 28 Nov 2009 15:30 WIB
Banyuwangi - Sepasang suami istri (pasutri) ditemukan tewas mengenaskan di dalam kamar rumahnya di Dusun Sumbermanggis, Desa Barurejo, Kecamatan Silir Agung, Banyuwangi, Sabtu
(28/11/2009).

Mayat pasutri Subagio (35) dan Supiyah (25) pertama kali ditemukan Pipin (23) adik kandung Supiyah sekitar pukul 07.00 WIB. Tubuh keduanya ditemukan dalam kondisi telanjang bulat di dalam kamar di rumah mereka.

"Kakak saya tidak pulang sejak sore kemarin, lantas saya cari kesini bersama 5 kakak saya yang lain. Dan kami keduanya kami temukan tewas dikamar mereka," kata Pipin kepada wartawan sambil terisak.

Di tubuh Supiyah ditemukan bekas kekerasan. Diantaranya luka gores di kedua pipinya,
luka lebam sekitar pelupuk mata, pantat serta perut persis di atas kemaluan korban. Luka bekas cekikan juga tampak di leher korban.

Sementara mayat Subagio nampak utuh. Hanya saja dari mulutnya tercium bau mirip
racun potas. Di dalam kamar, polisi menemukan cuilan putas sebesar ujung jari telunjuk, teko berisi air serta pisau. Diduga barang-barang itu terkait dengan penyebab kematian keduanya. 
 
Tak ada yang tahu pasti kapan keduanya meregang nyawa, termasuk Sutini, kakak Subagio. Sutini rumahnya berdiri persis di sebalah kanan lokasi kejadian. Tim medis yang melakukan visum menduga keduanya tewas 8 jam sebelum ditemukan.

"Dari keterangan dokter, kedua korban meninggal sekitar 8 jam lalu," kata Kapolsek
Silir Agung, Iptu Subandi.

Penyebab pasti tewasnya masih misterius. Meski begitu, polisi menduga jika peristiwa dilatarbelakangi konflik rumah tangga mereka. Keduanya pisah ranjang sejak 1,5 tahun dan sepekan terakhir ini proses rujuk.

Selama pisang ranjang, Supiyah tinggal dirumah orang tuanya, yang berjarak 15 meter dari rumah suaminya, Subagio. Meski begitu, Supiyah masih kerap bertandang ke rumah suaminya.

Namun niatan rujuk itu belum terlaksana lantaran terganjal pertimbangan dari pihak keluarga Supiyah. Sementara, Subagio sendiri mendesak Supiyah untuk dapat kembali kepelukannya.

Hal itulah yang diduga memicu asumsi polisi, jika Supiyah tewas lantaran dibunuh Subagio. Selanjutnya, Subagio melakukan bunuh diri dengan minum racun potas.

Dugaan itu diperkuat olah TKP dan keterangan saksi serta kedua belah pihak keluarga. "Diduga kuat pelakunya Subagio, setelah menghabisi istrinya dia langsung bunuh
diri," ungkap Kapolsek Subandi. (wln/wln)
Berita Terkait