Gudang yang berada di Dusun Palebunan Desa Pinggir Papas dan bersebelahan dengan kantor PT Garam itu atap dan gentingnya hancur. Sehingga, garam yang ada di dalam kehujanan.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian diperkirakan puluhan juta rupiah. Warga setempat, Abdurrahman (39), menjelaskan, puting beliung itu datang bersamaan dengan hujan deras.
"Puting beliung itu datang dari arah utara dan segumpalan awan hitam berputar-putar lalu menghantam gudang penampungan garam," kata Abdurrahman menghubungi detiksurabaya.com via telepon.
Dia belum tahu pasti jumlah gudang yang rusak. Selain masih hujan deras warga masih ketakukan dan semuanya berada diluar rumah. "Yang jelas satu gudang penampungan garam yang rusak parah. Gudang kecil lainnya, mengalami kerusakan genting," ujarnya.
Desa Pinggir Papas merupakan langganan puting beliung setiap tahun, sehingga setiap kali perubahan musim warga setempat selalu waspada. Bahkan, saat hujan disertai angin warga banyak yang keluar rumah guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
(bdh/bdh)











































