Dalam aksinya, belasan para kuli tinta itu melakukan long much dari depan Kantor Pengadilan Negeri Kota Probolinggo menuju Mapolresta. Sebelum berdemo di Mapolresta, para wartawan itu juga melakukan hal serupa di kantor Polres Kabupaten.
Mereka membawa berbagai poster bertuliskan "Tolak Kriminalisasi Pers, Jangan Intimidasi Wartawan, Kebebasan Pers Harus Ditegakkan, Pers Probolinggo Serukan Kedamaian dan lain sebagainya".
"Hidup wartawan, hidup wartawan.......," teriak mereka.
Salah seorang korlap aksi, Ainun mengatakan, aksi ini dilakukan sebagai bentuk solidaritas para wartawan Probolinggo terhadap pemanggilan pimpred Kompas dan pimpred Sindo yang dilakukan oleh Mabes Polri. "Kita mengharap ke depan tidak terjadi kriminalisasi terhadap wartawan," katanya.
Setelah melakukan orasi beberapa menit, mereka kemudian membakar kemenyan dan menaruh semua pelaratan jurnalistik mereka.
Di halaman Mapolresta itu, para wartawan itu ditemui oleh Kasat SPK, Ipda Harsono. "Kita terima aspirasi dari rekan-rekan wartawan. Nanti akan kita sampaikan kepada Kapolresta," tegasnya.
(bdh/bdh)










































