Masyarakat Diminta Waspadai 3 Penyakit Menular Pada Kambing

Jelang Idul Adha

Masyarakat Diminta Waspadai 3 Penyakit Menular Pada Kambing

- detikNews
Senin, 16 Nov 2009 09:38 WIB
Masyarakat Diminta Waspadai 3 Penyakit Menular Pada Kambing
Kediri - 2 Minggu jelang Hari Raya Idul Adha, Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Kediri menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pedagang dan pengepul hewan kurban. Hasilnya, 3 penyakit menular pada kambing diindikasikan akan bermunculan, dan masyarakat diminta dapat mewaspadainya.

Sidak diantaranya digelar di lokasi pengepul kambing milk Agus Martono (44), di Desa Sumberejo, Kecamatan Ngasem. Di lokasi tersebut, sedikitnya 200 ekor kambing di periksa satu-persatu, baik dari kondisi fisik maupun kesehatan organ tubuh di dalamnya.

"Dalam Islam kan diajarkan hewan kurban tidak boleh cacat, sakit atau bahkan sekedar pincang. Makanya mulai hari ini sampai sehari jelang Idul Adha nanti, kami akan gencar melakukan pemeriksaan langsung ke pengepul dan pedagang," ujar Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Kediri, Sri Suparmi, ditemui wartawan di lokasi, Senin (16/11/2009).

Untuk 3 jenis penyakit pada kambing yang diindikasikan akan bermunculan, diantaranya gangguan pada mata atau ping eye, penyakit kulit atau scabies, serta gatal di sekitar mulut kambing atau orf. 3 penyakit tersebut biasanya akan muncul bersamaan dengan maraknya pedagang hewan kurban.

"Di tempat ini kami belum menemukan, tapi nggak tahu nanti di tempat lainnya. Biasanya memang marak, karena 3 penyakit itu sifatnya menular dengan cepat jika kambing ditempatkan di tempat yang sempit dan berhimpitan," jelas Sri.

Untuk bisa mengatasi 3 jenis penyakit tersebut, Sri mengaku bersamaan dengan sidak telah menyiapkan sejumlah obat. Apabila setiap saat ditemukan, pengobatan akan langsung dilakukan.

"Bentuknya injeksi dan salep dan semua kami bawa dalam setiap kali sidak. Tapi kalau memang sakit pada kambing kami anggap parah, pedagangnya akan kami sarankan untuk tidak menjualnya," ungkapnya.

Terkait tingkat bahaya 3 penyakit kambing tersebut terhadap penularan kepada manusia, hal tersebut diakui sangat kecil kemungkinan terjadi. Meski demikian untuk mengantisipasinya, pedagang dan pengepul selalu diingatkan untuk bisa menjaga kebersihan kandang dan sistem sanitasinya.

Data yang berhasil dihimpun detiksurabaya.com menyebutkan, jelang datangnya Hari Raya Idul Adha, pedagang hewan kurban dadakan biasanya akan bermunculan. Mengacu pada catatan tahun lalu, jumlah tahun ini diperkirakan bisa mencapai 80 - 100 lokasi.

"Semua akan kami upayakan menyidaknya dan memeriksa hewan dagangannya. Yang jelas kami berkeinginan masyarakat bisa mendapatkan pelayanan terbaik dengan bisa menikmati hewan kurban yang benar-benar sehat," pungkas Sri.

(bdh/bdh)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait