Selain membakar muatan, panas api juga merusak kapal tongkang. Kapal itu sendiri terlihat memasuki perairan Teleng sejak dua minggu lalu.
Malab, salah satu ABK mengatakan, kebakaran diduga terjadi karena batu bara terlalu lama berada di tempat terbuka. Sejak Kamis (5/11/2009) lalu, kapal tug boat KSA 08 terpaksa merapat di Perairan Pacitan. Penyebabnya karena cuaca di tengah laut membahayakan.
Malab menuturkan, api dan kepulan asap terlihat pertama kali dari bagian belakang muatan. Jika dipadamkan dengan air laut, kebakaran dikhawatirkan bertambah parah. Apalagi cuaca panas seperti saat ini, diyakini sebagian besar muatan sulit diselamatkan. "Padahal kita tak punya air tawar," ungkap Malab.
Hingga Minggu siang, kepulan asap masih terlihat dari atas tongkang bernama ATK 370. Rencananya, kapal akan kembali berlayar tanggal 26 November mendatang menuju PLTU Cilacap, Jawa Tengah.
"Kita terus melakukan koordinasi dengan perusahaan di Kalimantan dan pihak PLTU
Cilacap," tuturnya.
(wln/wln)











































