Krisis, Arema Harus Perbaiki Manajemen

Krisis, Arema Harus Perbaiki Manajemen

- detikNews
Jumat, 13 Nov 2009 20:51 WIB
Krisis, Arema Harus Perbaiki Manajemen
Malang - Adanya polemik krisis keuangan melanda managemen Arema FC memaksa otoritas Liga Indonesia turun tangan untuk memberikan tawaran program atau konsep menghadapi krisis.
 
Konsep sederhana ditawarkan oleh liga kepada managemen Arema FC yaitu dengan memperbaiki program jangka pendek dan program jangka panjang.
 
"Semua klub pastinya mempunyai masalah, hanya satu yang dapat dilakukan yaitu dengan perbaikan keuangan masuk dan keluar melalui managemen yang baik," kata Ketua Eksekutif PT Liga Indonesia , Joko Driyono, di Hotel Tugu Jalan Tugu, Kota Malang, Jumat (13/11/2009).
 
Menurut Joko saat ini krisis dialami oleh Arema FC adalah kurang adanya keseimbangan antara keuangan masuk dan keluar hingga berdampak krisis pada pengelolaan keuangan.
 
Seperti molornya gaji pemain hingga sekarang ini belum tercairkan. Masalah ini harus dihadapi oleh managemen, dan bukannya terus menghindar atau mengabaikan masalah ini.
 
Perlunya perbaikan managemen sebagai klub industri seharusnya memaksimalkan peluang pemasukan uang. Seperti dari tiket, merchandice, atau juga sponsor dengan sayembara konsep atau proposal yang menguntungkan bagi pihak managemen.
 
"Sudah saatnya sebagai klub industri atau berbasis perusahaan melihat peluang keuntungan yang ada hingga dapat menambah income bagi perusahaan. Selain itu juga memberikan yang terbaik bagi konsumen dalam masalah ini adalah supoter atau penonton," jelas Joko.
 
Joko menjelaskan, dari 17 klub peserta Indonesian Super League (ISL), Arema FC satu-satunya klub yang menggunakan sistem pengelolaan perusahaan atau swasta untuk menjadi klub industri.
 
Sementara program Liga Indonesia, lanjut Joko, pada Tahun 2016 hingga 2018 klub-klub sepakbola di Indonesia sudah menjadi klub industri seperti klub yang ada di negara maju.
 
Tawaran atau pandangan program yang ditawarkan kepada Arema FC adalah penataan program jangka pendek yaitu 2010 hingga 2012 dengan hasil membawa sebuah klub murni mendapat pamasukan dari keuntungan.
 
"Semua yang kami berikan ini harus dipandang perlu oleh managemen guna membangun Arema lebih baik di tahun-tahun depan. Karena branding Arema sangat besar hingga mencangkup nusantara," tegas Joko.

(a2s/bdh)
Berita Terkait