Bermotif Dendam, Kakak Ipar Tewas Dibacok

Bermotif Dendam, Kakak Ipar Tewas Dibacok

- detikNews
Jumat, 13 Nov 2009 15:32 WIB
Lumajang - Gara-gara dendam dan cek cok saat akan mengarap lahan milik keluarga, Hayi (25) warga Dusun Lumpang Desa Jenggrong Kecamatan Ranuyoso terlibat carok dengan kakak iparnya Adi Aryo Sumardi (35).

Akibatnya, suami kakaknya tewas seketika dengan luka bacok di bagian bawah dada kanan sepanjang 20 cm. Sedangkan Hayi hidung Hayi nyari putus.

Peristiwa tragis itu terjadi saat keduanya berangkat ke ladang milik keluarga untuk menanam jangung, Jumat (13/11/2009). Tiba-tiba kakak iparnya mengayunkan sabit ke arah Hayi hingga mengenai hidung. Merasa jiwanya terancam, Hayi pun lari. Namun oleh kakak iparnya dikejar sambil mengacungkan celurit.

Karena merasa terdesak, Hayi melawan dengan mengayunkan sabit dan cangkulnya hingga mengenai tubuh kakak iparnya. Kakak iparnya pun bersimbah darah dan tewas seketika.

"Saya tidak ingat berapa kali mengayunkan clurit dan cangkul, kakak ipar saya sudah roboh tak bernyawa," kata Hayi saat ditemui di Puskesmas Ranuyoso.

Menurut Hayi, usai menghabisi nyawa suami kakaknya, dia mendatangi rumah kepala desa Jenggrong untuk menyerahkan diri.

"Saya ke pak lurah dan bilang saya selesai carok dengan kakak ipar," tutur Hayi sambil menahan sakit di hidungnya.

Sementara Kapolsek Ranuyosa AKP Wartomo mengaku telah mendapat laporan jika ada carok dua warga Desa Jenggrong. Pelaku sudah diamankan kepala desa, korban tewas masih di TKP menjadi tontonan warga.

"Carok ini terjadi diduga lantaran masalah keluarga hingga menjadi dendam," kata Nasir saat ditemui wartawan di Mapolsek.

Jenazah Ari Aryo yang sudah tak bernyawa pun dibawa ke RSUD Dr Haryoto Lumajang untuk diotopsi. Sedangkan barang bukti 2 sabit dan cangkul diamankan di mapolsek. "Sementara Hayi dimintai keterangan," kata Wartomo.

(fat/fat)
Berita Terkait