Heri Diamankan Hindari Amuk Massa

Putus Cinta Naik Tower

Heri Diamankan Hindari Amuk Massa

- detikNews
Minggu, 08 Nov 2009 16:30 WIB
Heri Diamankan Hindari Amuk Massa
Jakarta - Pemuda stres, Suheri alias Heri (21), yang naik di atas tower Sutet dengan ketinggian sekitar 50 meter, diamankan polisi untuk menghindari amuk massa. Sebab saat evakuasi berlangsung, di lokasi terdapat ratusan warga yang sudah jengkel dengan ulah Heri.

"Dibawa ke Polsek Bangsal untuk diamankan saja," kata Kapolres Mojokerto AKBP Onto Cahyono usai evakuasi paksa yang dilakukan petugas PLN dibantu keluarga di Desa Puloniti, Kecamatan Bangsal, Minggu (8/11/2009).

Dalam pantauan detiksurabaya.com, Suheri berada di Polsek Bangsal untuk menjalani pemeriksaan. Setelah usai pemeriksaan, pemuda dengan kepala gundul dan berkulit hitam itu akan dikembalikan ke keluarganya.

"Kami khawatir Heri malah ditahan. Sebab dia benar-benar stres bahkan boleh dikata gila. Masak polisi akan menahan orang gila," kata Bogel (29), kerabat Heri, yang merasa lega sekaligus khawatir setelah Heri dibawa ke kantor Polsek Bangsal.

Menurut Bogel, Heri berada di Mojokerto untuk menjalani terapi alternatif orang gila di Desa Kauman, Kecamatan Bangsal, sejak Sabtu (7/11/2009) sore. Namun ternyata Heri malah kabur dan ditemukan berada di atas tower Sutet tersebut.

Perilaku Heri berubah sejak bekerja di pabrik. Saat itu Heri mengenal dan mencintai wanita bernama Likha (Sebelumnya disebut Lisa). Namun cinta Heri tak kesampaian. Niatan Heri untuk memiliki motor agar bisa berkencan dengan Likha tak kesampaian.

Alih-alih punya motor, Likha malah berpacaran dengan pria lain. Peristiwa yang terjadi pertengahan tahun 2008 itu membuat Heri stres. Setelah sempat dibawa ke RSJ Porong, pemuda asal Dusun Kedung Kampil, Desa Kedung Solo, Kecamatan Porong, Sidoarjo itu mengalami gangguan kejiwaan.
(fat/fat)
Berita Terkait