Berhasil Dievakuasi Paksa, Keluarga Tolak Dibawa ke Polsek

Putus Cinta Naik Tower

Berhasil Dievakuasi Paksa, Keluarga Tolak Dibawa ke Polsek

- detikNews
Minggu, 08 Nov 2009 14:05 WIB
Berhasil Dievakuasi Paksa, Keluarga Tolak Dibawa ke Polsek
Mojokerto - Setelah 6 jam nongkrong di atas tower sutet kawasan Mojokerto, pemuda putus cinta, Suheri (21) berhasil dievakuasi paksa. Hal itu lantaran kerja keras petugas PLN dan kerabatnya yang ikut naik ke tower setinggi kurang lebih 50 meter.

Namun usai dievakuasi paksa, Heri langsung dibawa ke Polsek Bangsal. Sayang keluarganya menolak dengan alasan Heri adalah pemuda stres. Sempat terjadi tarik menarik antara keluarga dan polisi. Dan Heri berhasil dimasukkan ke mobil patroli dan dibawa ke polsek.

"Ini mau dibawa kemana, anak ini gila dan stres, ngapain dibawa ke polsek," teriak salah satu keluarga yang mengikuti mobil patroli, Minggu (8/11/2009).

Sementara saat proses evakuasi, baik keluarga, polisi dan warga yang melihat sejak pagi panik. Pasalnya saat 2 anggota keluarganya mendekat, Heri sempat bergelantungan di atas tower. Setelah dibujuk dan berhasil mendekat, tubuh Heri dipegang dan diikat dengan tali oleh petugas PLN.

Saat berhasil diikat, Heri rupanya masih tetap menolak turun. Keluarga dan petugas PLN yang menunggu di bawah dengan membawa terpal pun panik. Mereka berusaha tepat di bawah Heri bila suatu saat menjatuhkan diri.

Berhasil dievakuasi sekitar pukul 13.55 WIB, keluarga pun haru menyambut Heri yang mengenakan T shirt bercelana pendek. Sedangkan Heri dengan santainya tersenyum tanpa banyak berceloteh.

Sebelumnya, warga dikejutkan seorang pria bernama Suheri (21) memanjat tower Sutet di kawasan Desa Puloniti Kecamatan Bangsal, Mojokerto, saat pergi ke sawah. Suheri yang diketahui baru putus cinta itu naik ke tower sekitar pukul 08.00 WIB pagi tadi. (fat/fat)
Berita Terkait