Dievakuasi, Heri Ancam Kencingi Petugas PLN

Putus Cinta Naik Tower

Dievakuasi, Heri Ancam Kencingi Petugas PLN

- detikNews
Minggu, 08 Nov 2009 11:28 WIB
Dievakuasi, Heri Ancam Kencingi Petugas PLN
Mojokerto - Aksi nekat pemuda putus cinta Suheri (21) yang menaiki tower sutet di kawasan Desa Puloniti Kecamatan Bangsal, Mojokerto membuat petugas PLN mengambil tindakan. Petugas PLN yang datang ke lokasi dan naik ke tower setinggi sekitar 50 meter itu berusaha membujuk Heri.

Namun upaya bujuk rayu itu sementara gagal. Heri mengancam akan mendekati kabel bertegangan tinggi dan mengencingi petugas yang sudah menjemputnya saat di ketinggian 10 meter. Melihat Heri mendekati kabel, salah seorang keluarga berteriak meminta petugas membatalkan evakuasi.

"Jangan, jangan, itu nyetrum. Jangan Her. Iki aku Cak Bogel, koen ga sakno aku ta (Ini aku Cak Bogel, kamu tidak kasihan saya?)," teriak salah satu keluarganya yang sering dipanggil Bogel, Minggu (8/11/2009).

Setelah itu petugas turun dan mengurungkan niatnya untuk mengevakuasi Heri. Sesaat kemudian Bogel kembali merayu Heri untuk turun dan diiming-imingi rokok dan kerupuk.

"Ayo mudun, iki lho aku gowo kerupuk ambek rokok (Ayo turun, ini lho aku bawa kerupuk dan rokok," teriak Bogel lagi.

Mendengar teriakan saudaranya, Heri langsung menjawab dengan nada tinggi. "Mene ae (Besok saja)," teriak Heri. Warga yang mendengar teriakan Heri langsung tertawa karena geli.

Sementara kepada detiksurabaya.com, Bogel asal Ngoro bahwa saudaranya Heri warga asal Dusun Kedung Kampil, Desa Kedung Solo, Kecamatan Porong, Sidoarjo mengalami stres saat kerja di pabrik. Saat itu Heri mengenal wanita bernama Lisa. Karena ingin selalu berdua saat berangkat dan pualng kerja, Heri meminta orangtuanya membelikan motor.

Namun sayang permintaan itu tidak dituruti. Setelah tidak dituruti, tiba-tiba Heri putus cinta dengan Lisa. Rupanya, Heri langsung linglung dan stres. Akibat kondisinya yang menghkawatirkan, keluarganya membawanya berobat ke RS Jiwa Porong. Karena tidak membuahkan hasil, Heri dibawa ke pengobatan alternatif di Mojokerto.

Sayang sebelum diobati kemarin sore, Sabtu (7/11/2009), Heri sudah melarikan diri dan naik tower tadi pagi. Hingga pukul 11.20 WIB, warga masih berjubel dan keluarga masih berkoordinasi dengan pihak terkait. (fat/fat)
Berita Terkait