Menurut Suwarni, pohon petai miliknya mengeluarkan air dari batangnya sejak satu minggu lalu. Air yang keluar dari pohon itu akan deras pada malam hari. "Kalau siang begini hanya rintik-rintik. Kalau malam jalan aspal depan rumah basah," kata Suwarni ditemui di rumahnya, Jumat (06/11/2009).
Pantauan detiksurabaya.com di lokasi, Kondisi pohon petai ini, sebenarnya tidak jauh beda dengan pohon petai lainya. Yang membuatnya berbeda karena disetiap batangnya mengeluarkan air dan menetes.
"Pohon petai itu diketahui mengeluarkan air pertama kali diberi tahu warga dan pengguna jalan yang lewat depan rumah. Semuanya terheran-heran," ungkapnya.
Kabar pohon petainya menangis menarik perhatian masyarakat sekitar. Setiap malam tetangganya datang ke rumahnya untuk melihat pohon itu. Air yang keluar dari pohon petai tak pernah habis meski sudah hampir satu minggu meneteskan air.
"Saya heran juga kenapa pohon petai ini meneteskan air padahal tidak ada firasat," tuturnya.
(wln/wln)











































