Akibatnya 9 perempuan pingsan saat berdesakan mengambil formulir, Kamis (5/11/2009). Sedangkan 2 dari korban perempuan itu dibawa ke rumah sakit.
Jumlah petugas Satpol PP yang dibantu Polsek Sooko tidak sebanding dengan jumlah pendaftar. Akibatnya, para petugas tak mampu menertibkan para CPNS yang jumlahnya mencapai kisaran 4 ribu orang.
Setelah pagar pembatas area antrean dengan area loket dirobohkan, ribuan CPNS bergerak maju dan berdiri tepat di depan loket. Meski sudah ada 26 loket verifikasi formulir pendaftaran, namun tetap saja tak mampu melayani ribuan CPNS itu.
Saat antar pendaftar terjadi saling dorong, korban pingsan mulai berjatuhan. Sedikitnya 9 orang, yang semuanya perempuan, pingsan akibat berdesak-desakan. Bahkan 2 orang di antaranya dibawa ke rumah sakit terdekat. Identitas kedua CPNS itu belum diketahui.
"Kami sulit bernafas, udara sangat panas dan harus berdesakan. Kami juga harus berdiri sejak jam 7 pagi sampai siang ini," kata Meinar Arika Prihanani (31), yang beralamat di Jalan Agil Kusumodyo 18, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.
Arika tidak sampai dibawa ke rumah sakit. Arika hanya dilentangkan petugas di teras Gedung Dinas Pendidikan Jalan RA Basuni, Kabupaten Mojokerto. Saat Arika sempat tidak sadar dalam waktu cukup lama, petugas sempat panik. Meski banyak yang pingsan hingga pukul 12.00 WIB, pengambilan formulir tetap berlangsung. (fat/fat)










































