Tak ada korban meninggal maupun luka berat dalam peristiwa ini. Meski begitu, tabrakan sempat memacetkan jalur utama di sisi utara Pulau Jawa sekitar 2 jam.
Informasi dari sejumlah saksi mata di lokasi menyebutkan, truk semen Varia Usaha yang dikemudikan Yunus, warga Dusun Pasar Alas, Desa Garahan, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, berjalan dengan kecepatan tinggi dari Tuban ke barat menuju ke Semarang. Dari arah berlawanan, tiba-tiba muncul trailer kosong nopol B 9629 WV yang disopiri, Nurdianto, asal Jombang.
"Sebenarnya truk Varia Usaha itu sudah mengerem kendaraan tapi karena kecepatan tinggi tetap saja terjadi tabrakan," kata Jazuli (29), saksi mata kepada detiksurabaya.com di lokasi, Senin (2/11/2009).
Menurut saksi mata, saat itu trailer sedang oleng ke kanan hingga akhirnya menabrak truk semen. Akibatnya, bagian depan sebelah kanan kedua kendaraan roda empat tersebut ringsek.
Kanit Laka Satlantas Polres Tuban, Iptu M Faqih saat dikonfirmasi wartawan menyatakan, pihaknya membenarkan kecelakaan itu. Sejauh ini sopir trailer yang kemungkinan bersalah, karena saat berada di atas jembatan ia melintasi marka jalan.
"Kedua pengemudinya saat ini telah dimintai keterangan di Mapolres Tuban," kata Faqih.
(fat/fat)










































