Jadwal Perjalanan 4 Kereta Api Terganggu

KA Sancaka Anjlok di Nganjuk

Jadwal Perjalanan 4 Kereta Api Terganggu

- detikNews
Sabtu, 31 Okt 2009 22:26 WIB
Jadwal Perjalanan 4 Kereta Api Terganggu
Nganjuk - Anjloknya KA Sancaka di perlintasan kereta Desa Awar-awar, Kecamatan Wilangan, Kabupaten Nganjuk, berdampak pada terganggunya jadwal perjalanan 4 kereta api lainnya. Rata-rata keterlambatan mencapai 1,5 jam.

Informasi yang berhasil dihimpun detiksurabaya.com menyebutkan, 4 kereta yang mengalami gangguan perjalanan masing-masing KA Bima jurusan Surabaya - Jakarta, KA Mutiara, KA Pasundan jurusan Bandung - Surabaya dan KA Sancaka jurusan Jogyakarta - Surabaya. Rata-rata keterlambatan diperkirakan mencapai 1,5 jam.

"Perkiraan kami kalau proses evakuasi bisa selesai jam 10 malam, rata-rata keterlambatan jadi 1,5 jam. Kami sendiri masih terus berupaya bagaimana lamanya keterlambatan bisa kami persempit," kata Humas PT.KA Daops VIII Anwar Hariyono Wirotomo, saat dikonfirmasi detiksurabaya.com melalui telepon selulernya, Sabtu (31/10/2009).

Atas terjadinya keterlambatan tersebut, Anwar mewakili PT KA mengaku minta maaf kepada calon penumpang yang mungkin harus menunggu lebih lama. "Kalaupun ternyata harus mengembalikan tiket, kami akan melayaninya. Ini sebuah kecelakaan yang tentunya juga tidak kami harapkan," ungkapnya.

Ditanya mengenai berjalannya proses evakuasi, Anwar mengaku sudah berjalan hingga 50%. Diperkirakan seluruh pekerjaan dapat diselesaikan pada pukul 22.00 WIB.

"Saya sendiri sebenarnya tidak ada di lokasi karena sedang perjalanan dari Jakarta, tapi saya terus memonitornya. Perkiraan kami jalur KA di lokasi kejadian akan kembali normal sekitar jam 10 malam," papar Anwar.

Diberitakan sebelumnya, KA Sancaka jurusan Surabaya - Jogyakarta mengalami anjlok di perlintasan kereta Desa Awar-awar, Kecamatan Wilangan, Kabupaten Nganjuk pada pukul 17.00 WIB. KA bernomor loko CC 23040 dengan masinis Iptadi tersebut diketahui anjlok setelah As roda pada salah satu gerbong mengalami patah.

(bdh/bdh)
Berita Terkait