Diduga Cemari Sungai, Belasan Warga Datangi Gedung Dewan

Diduga Cemari Sungai, Belasan Warga Datangi Gedung Dewan

- detikNews
Jumat, 30 Okt 2009 17:19 WIB
Pacitan - Belasan warga Desa Cokrokembang Kecamatan Ngadirojo Pacitan mendatangi gedung DPRD setempat Jalan A Yani. Kedatangan mereka untuk mendengar penjelasan dari pemkab dan penambang terkait dugaan pencemaran di Sungai Lorok beberapa waktu lalu.

Dari proses dengar pendapat diketahui, berdasarkan tes dari Kantor Lingkungan Hidup (KLH), ditemukan usur logam berat yang larut di sungai tersebut.

"Dalam air yang diambil sebagai sampel terkandung unsur logam berat," ujar Kepala KLH Bambang Supriyoko saat hearing, Jumat (30/10/2009).

Berdasarkan hasil tes diketahui derajat keasaman (PH) air tinggi yakni 3,5. Jauh dari ambang batas normal PH di kisaran 6,5 sampai 8,5. Meski begitu, untuk menjadi sebuah kesimpulan, hasil tes itu masih akan dibandingkan dengan hasil uji laboratorium di Yogyakarta dan Surabaya.

Hasilnya sendiri baru diketahui 20 hari pasca pengambilan sampel. Selanjutnya, hasil tes akan menjadi rujukan untuk mengambil kebijakan maupun keputusan menyangkut klaim warga atas dugaan pencemaran oleh aktivitas penambangan di Desa Kluwih, Kecamatan Tulakan. 

Bambang mengatakan, akibat larutnya unsur logam berat tersebut, terjadi rona alam, yakni berubahnya warna air. Padahal disekitar aliran sungai banyak dibangun sumur-sumur yang digunakan warga sebagai sumber air baku. Mulai dari kebutuhan mencuci, mandi hingga memasak.

"Hujan yang tidak teratur memperparah kondisi ini. Jika hujan terus turun, derajat keasaman akan berkurang," lanjut Bambang.

Diakui Bambang, kejadian ini merupakan kedua kali. Pertama terjadi tahun 2008 lalu dan yang kedua tanggal 11 Oktober kemarin. Sebenarnya, pihak KLH dan Dinas Pertambangan telah turun ke lokasi sungai seperti yang dilaporkan warga. Mereka kemudian mengambil sampel air untuk diteliti.

"Sayang laporannya agak terlambat sehingga bukti kurang signifikan," papar Bambang.

(fat/fat)
Berita Terkait