Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Tiga kendaraan terdiri dari truk gandeng, mobil pick up dan satu mobil sedan terlibat adu keras. Satu penumpang mobil pik cup, Misri (25) warga Dusun Kedawu Desa Kalibaru Manis Kecamatan Kalibaru tewas dengan kondisi kepala pecah.
Sedangkan sopir pick up bernopol DK 9504 DF, Suryono (40) dan seorang penumpang lagi, Pujiarso (20) selamat dari kecelakaan maut. Meski begitu keduanya mengalami patah tulang di tangan dan kaki.
Sementara nasib baik dialami, Jono (40, sopir truk gandeng dan H.Kusni (42) sopir sedan. Keduanya hanya mengalami syok ringan dari peristiwa yang dialaminya.
Kecelakaan bermula saat sedan Timor warna hijau metalik B 23 HH meluncur dari arah timur dengan kecepatan sedang. Di belakangnya diketahui meluncur pula mobil pick up warna hitam yang hendak mendahului.
Setiba di lokasi, mobil pick up berupaya mendahului sedan dengan kecepatan tinggi. Namun diduga sopir pick up tak menyadari jika dari arah berlawanan muncul pula truk gandeng bermuatan semen saat bersamaan.
"Akhirnya tabrakan pun tak terhindarkan," jelas H.Kusni saat ditemui rumah salah seorang warga sekitar lokasi kejadian.
Sedan yang dikemudikan, lanjut H Kusni, akhirnya menjadi korban pula. Dirinya menabrak bagian belakang pick up hingga bagian depan mobilnya ringsek. Dari tabrakan itu pula, seluruh body pickup hancur total. Sedangkan truk fuso terhenti ditengah jalan. Arus lalu lintas sempat macet karena peristiwa tersebut.
Truk fuso tersebut nyaris kembali makan korban jiwa. Pasalnya, saat dilakukan evakuasi, truk secara tiba-tiba nyelonong ke kerumunan warga yang sedang menyaksikan peristiwa maut itu. Dua sepeda motor milik penonton rusak berat akibat terlindas truk.
"Remnya blong akibat tabrakan," jelas salah seorang polisi lalu lintas berpangkat briptu di lokasi.
(gik/gik)











































