"Sebelum terjadi kebakaran sempat terdengar ledakan yang diduga berasal dari arus pendek listrik," kata Kapolsekta Blimbing AKP Abdul Hadi di lokasi kejadian.
Dia menceritakan, sebelum kebakaran, dua karyawan sebelum kejadian sedang mengemas tiner ke botol plastik di ruang dapur. Tiba-tiba 2 karyawan mendengar ledakan dan berusaha menyelamatkan diri. Diduga terjadi arus pendek aliran listrik di ruang dapur.
Kobaran api bisa dipadamkan setelah 4 unit mobil PMK dari Pemerintah Kota Malang didatangkan. Menurut Abdul Hadi, home industri yang dikelola selama 5 bulan ini tidak mengantongi izin. Padahal mereka menggunakan bahan berbahaya sebagai komoditi usaha.
"Ini sangat berbahaya karena lokasi di pemukiman penduduk. Kami akan menindaklanjuti dengan meminta keterangan pemilik usaha," imbuh mantan Kapolsek Karangploso ini.
Sementara Atim Santoso pemilik usaha mengakui jika dirinya telah membuka usaha tiner kemasan selama 5 bulan ini. Sebelum kejadian memang ada aktivitas dari karyawan untuk mengemas tiner ke dalam botol. "Iya mas tadi memang sedang mengemas ke dalam botol,"ujarnya.
(fat/fat)










































