Informasi pemeran wanita keluar dari sekolahnya, diperoleh detiksurabaya.com dari Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Nganjuk, Agus Susanto. Menurutnya, sejak peredaran video mesum dan jadi pembicaraan, kedua orang tuanya langsung menemui pihak sekolah dan menyatakan anaknya tidak lagi bersedia melanjutkan sekolah.
"Kalau ada kabar dikeluarkan itu tidak benar. Informasi yang saya peroleh langsung dari Kepala Sekolah SMA Negeri Kertosono, dia mengundurkan diri dan disampaikan langsung orangtuanya," kata Agus saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Rabu (28/10/2009).
Meski demikian jika pemeran wanita itu tidak mengundurkan diri, sanksi tegas telah disiapkan. Tindakan memerankan video mesum dianggap sebagai pelanggaran moral berat.
Mengenai identitas pemeran wanita, Agus menyebut namanya berinisial S. Agus enggan menyebutkan lebih detail mengenai kepribadian siswa bersangkutan. Untuk keberadaan siswa itu, dinas pendidikan diakui juga oleh Agus saat ini tidak mengetahuinya secara pasti.
"Kasihan lah kalau terlalu diekspos. Diakan juga sudah mengundurkan diri dari sekolah, jadi tolong jangan lagi dibesar-besarkan," ungkapnya.
Polisi Lakukan Penyelidikan
Sementara itu Kepala Satuan Reskrim Polres Nganjuk AKP M.Puji saat dikonfirmasi juga mengaku masih kesulitan untuk bisa mengamankan kedua pemeran video mesum 'Smaker Bergoyang'. "Hanya belum bisa mengamankan saja. Kalau jejaknya, kabar terakhir dia ada di Bandung dan sekarang juga anggota masih mencoba mencarinya," ujar Puji.
Disinggung mengenai pameran pria yang berasal dari sekolah kepolisian, Puji enggan
memberikan keterangan. Dia mengaku pihaknya masih melakukan serangkaian penyelidikan. "Sabar. Kita masih melakukan penyelidikan," pungkasnya. (wln/wln)











































