Akibat tak sanggup menanggung malu, kini korban sebut saja bernama Mawar terpaksa putus sekolah. Mawar saat ini hanya pasrah.
Duda bejat yang tega menghamili Mawar ini bernama Marwah, warga Desa Tritunggal, Kecamatan Babat, Lamongan. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pria ini kini mendekam di sel tahanan Polsek Babat.
Kepada penyidik, duda berusia 47 tahun ini mengaku terus terang kalau telah menyetubuhi Mawar. Bahkan, Marwah juga mengaku kalau pertama kali memperkosa Mawar pada saat bocah itu masih duduk di bangku sekolah dasar kelas 6.
Perbuatan biadab itu diakui oleh Marwah pertama kali dilakukan pada bulan April silam. Saat itu dia sedang melihat korban sedang bermain di teras
depan rumah.
Tersangka kemudian memanggil korban sembari mengiming-imingi uang jajan. "Saat pertama kali melakukan itu, saya mengiming-imingi uang Rp 10 ribu," katanya di depan penyidik Polsek Babat, Selasa (27/10/2009).
Tanpa curiga, Mawar yang masih polos ini kemudian menghampiri tersangka. Marwah kemudian memaksa korban untuk melayani nafsu bejatnya sambil mengancam agar tidak menceritakan peristiwa ini kepada orang lain. "Setelah itu, saya menyetubuhinya paling tidak sudah 5 kali," ujarnya.
Sementara, kasusu pemerkosaan ini sendiri baru terungkap setelah kakak korban curiga melihat perut adiknya yang membuncit. Khawatir terserang penyakit, Mawar kemudian dibawa kakaknya ke bidan.
"Setelah di tes ternyata hamil," ujar Rurin, kakak korban.
Kini tengah hamil enam bulan hanya bisa pasrah merenungi nasib. Korban saat ini malu untuk keluar rumah karena kehamilannya diketahui banyak orang.
(bdh/bdh)










































