hidup hingga 30 jam.
Agar bisa terus hidup, pemilik kambing memindahkan ke dapur rumahnya. Sedangkan untuk asupan makanan diberi susu sapi segar. Kambing yang bernama Melati belum bisa berdiri dengan tegak menyusui induknya.
"Alhamdulilah kambing saya masih bisa bertahan hidup meski diungsikan ke dalam dapur,” Kata Hasyim ditemui detiksurabaya.com, Minggu (25/10/2009).
Menurut dia, dipindahkan ke dalam dapur juga bersama sang induk serta kembarannya. Jika dijauhkan dari induknya, kambing berkepala dua mengamuk dan mengeluarkan suara. "Kalo di pindah, sang induk ngamuk mas,” ungkap Hasyim yang ditemani istrinya bernama Nuril (20).
Warga terus berdatangan untuk melihat kambing aneh itu. Bahkan ada yang berombongan melihat kambing itu. Antrian pun terjadi karena banyak warga yang ingin menonton kambing itu.
"Saya sama mertua bergantian jaga, jika kambing teriak minta minum susu. Ini seperti jaga bayi baru lahir," tuturnya. (wln/wln)











































