Pantauan detiksurabaya.com di lapangan, Sabtu (24/10/2009) sore, beberapa desa yang rumahnya rusak diterjang angin kencang diantaranya Desa Kalen, Desa Warungring, Desa Kandangrejo, Desa Takeran, Desa Jatirejo dan Desa Jatijojrog.
Dari keenam desa tersebut desa yang terparah di Desa Kalen. Selain rumah rusak, di desa kalen juga ada sebuah gedung sekolah milik LP Maarif yang gentingnya rontok diterjang angin. Bahkan antena radio yang dimiliki sekolah ini juga patah diterjang angin.
Khoirul, salah seorang pemilik rumah yang rumahnya rusak diterjang angin menyatakan, angin kencang itu datang bersamaan dengan hujan. "Tidak lama setelah angin kencang tiba-tiba rumah saya yang saya tempati untuk jualan material roboh," jelasnya.
Khoirul juga menjelaskan, selain rumahnya, rumah tetangganya yang baru dibangun juga roboh diterjang angin. Ungtungnya, tambah Khoirul, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
"Kejadiannya begitu cepat dan berbarengan dengan itu listrik juga langsung padam," ujarnya.
Sampai saat ini, warga masih tetap berusaha membetulkan rumah mereka yang rusak akibat diterjang angin yang disertai angin kencang tersebut.
(bdh/bdh)











































