Menurut warga setempat, M Syaiful angin puting beliung itu terjadi hanya beberapa saat setelah petir menyambar daerah itu, Sabtu (24/10/2009).
"Kami semua kaget karena ada geledek, habis itu hujan sangat deras lalu sekitar 5 menit kemudian, angin berputar-putar," kata Syaiful kepada detiksurabaya.com.
Kejadian itu membuat genting beberapa rumah, toko dan warung berjatuhan. Beberapa pohon besar di kelurahan itu juga tumbang. Bahkan sebuah pohon tumbang di pertigaan jalan raya menuju Stadion Notohadinegoro yang terletak di kelurahan tersebut.
Beruntung, kerusakan yang terjadi tidak menimbulkan korban jiwa. Warga yang genting rumahnya berjatuhan langsung menyelamatkan diri. Setelah hujan mereda, warga setempat segera membersihkan kerusakan yang terjadi, termasuk menyingkirkan pohon yang tumbang di jalanan.
(fat/fat)











































