Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 13.45 WIB saat karyawan PT Alamo menuju rumah temannya di Desa Banjarsari. Namun saat melintas di perlintasan, korban yang membawa Honda Supra Fit langsung nyelonong tanpa tengok kanan kiri.
"Dia langsung menyeberang tanpa melihat kanan kiri," ujar seorang saksi mata, Syaifullah kepada detiksurabaya.com di lokasi, Sabtu (25/10/2009).
Warga yang mengetahui korban menyeberang rel sempat meneriakinya jika dari arah barat ada sebuah KA. Namun korban tidak mendengarnya. "Tubuh korban pun ketabrak dan sempat terpental beberapa meter bersama sepeda motornya," kata Syaifullah.
Akibat kejadian tersebut, kaki kanan dan bagian kepalanya hancur. Korban saat itu langsung dievakuasi ke kamar mayat dr. Muhamad Saleh Kota Probolinggo.
Salah seorang tetangga korban, Samsul mengatakan, korban pergi ke Desa Banjarsari berencana pamit ke teman-temannya jika berhenti bekerja di PT Alamo. "Dia itu katanya mau pamitan berhenti bekerja. Karena mendapat panggilan di pemkab," katanya.
Sementara Kanit Reskrim Polsek Sumberasih, Aiptu Harno saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Saat kejadian, korban langsung tewas seketika.
(fat/fat)










































