"Di kasih nama ini, supaya kambing bisa bertahan hidup," Hasyim sambil mengusap anak kambing anehnya kepada detiksurabaya.com di kandang rumahnya, Sabtu (24/10/2009).
Pemberian nama kambing aneh ini, kata dia, setelah pemilik mendapat petunjuk dari tokoh masyarakat dan sesepuh desa. "Saya manut saja mas, yang penting kambing saya bisa hidup," tambahnya.
Sementara kambing aneh ini sementara waktu dibantu dot bayi berisi air susu induknya. Sebab saat minum di punting induknya, anak kambing ini masih belum kuat berdiri.
Hasyim mengaku, membeli induk kambing otawa yang dibeli dari Pasar Hewan Senduro seharga Rp 700 ribu satu tahun lalu. Saat itu dirinya langsung mengawinkan kambingnya dengan kambing jantan otawa biasa milik tetangganya. (fat/fat)










































