Hal tersebut dilakukan guna memastikan penyebab dan jumlah ABK dan penumpang yang dikabarkan masih ada dua orang yang hilang. Namun, hingga dini hari, warga dan petugas belum mengetahui keberadaan kedua orang tersebut.
Kapolsek Kalianget, Sumenep AKP Arifaini mengatakan, ABK dan penumpang yang hilang tersebut diduga mencebur ke laut atau terperangkap dalam kobaran api.
"Kita belum tahu pasti keberadaan orang yang hilang itu," kata Arifaini pada wartawan di kantornya, Jalan Pelabuhan Kalianget, Sumenep, Jumat (23/1/0/2009) dini hari.
Arifaini menambahkan, dugaan sementara api yang membakar KLM Alif Utama berasal dari mesin. Lalu, menjalar ke ratusan drum BBM.
Adapun nama-nama ABK KLM Alif Utama yakni Herman (28) warga Dongkek, Adi Rikso (40) warga Sukajeruk Masalembu, Samahudin (50) dan Marsuk (50) serta Jalal (40), ketiganya warga Masalembu. Sedangkan satu ABK yang dikabarkan hilang yakni Jamaludin (39) dan satu orang penumpang belum diketahui identitasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, KLM Alif Utama yang mengakut BBM terbakar sekitar pukul 20.35 WIB. Sebelum terbakar sempat terdengar ledakan keras dari kapal yang akan menuju Pulau Masalembu itu.
(bdh/bdh)











































