Tuntut Bansos, Korban Lumpur Geruduk Kantor BPLS

Tuntut Bansos, Korban Lumpur Geruduk Kantor BPLS

- detikNews
Kamis, 22 Okt 2009 09:40 WIB
Tuntut Bansos, Korban Lumpur Geruduk Kantor BPLS
Sidoarjo - Ratusan warga korban lumpur Lapindo kembali berdemo. Kali ini 300 warga Kelurahan Mindi, Kecamatan Porong, Sidoarjo menuntut bantuan sosial (Bansos) dari Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS).

Aksi yang akan dilakukan di kantor BPLS Surabaya Jalan Gayungsari ini meminta uang kontrak sebesar Rp 2,5 juta, biaya evakuasi Rp 500 ribu dan uang jasa hidup Rp 300 ribu per jiwa selam 6 bulan.

Warga yang berkumpul di depan sebuah ruko Desa Jatirejo, Sidoarjo dan menuju ke Surabaya dikawal 3 pleton petugas kepolisian dari Polres Sidoarjo.

"Warga menuntut bansos segera direalisasikan. Sebab selama ini hanya dijanjikan saja meski sudah menghadap beberapa kali dengan pihak terkait," kata koordinator demo, Marzuki kepada detiksurabaya.com di lokasi, Kamis (22/10/2009).

Sementara menurut salah satu warga unjuk rasa ini merupakan harga mati. Sehingga warga 3 RT terdiri dari RT 10, RT 13 dan RT 15 memakai pita merah yang dipasang di lengan kiri.

"Ini merupakan harga mati untuk bansos. Secepatnya dicairkan dan diberikan ke warga," kata salah satu warga, H. Ridwan (48) warga RT 15 RW 2 sebelum berangkat ke Surabaya mengendarai motor.

Sedangkan aksi warga ini akan dikawal hingga perbatasan Sidoarjo. Pihaknya akan menunggu pendemo hingga aspirasi yang dilakukan selesai. "Sebanyak 3 pleton petugas atau 90 personel kita turunkan untuk mengantisipasi dan mengawal pendemo hingga perbatasan," kata Kabag Ops Polres Sidoarjo, Kompol Tri Suhartanto.

Para pendemo sendiri menggunakan 5 unti kendaraan pribadi, 1 unit kendaraan sound system, 1 truk dan ratusan sepeda motor. (fat/fat)
Berita Terkait